Banyaknya acungan tangan peserta waktu Andi Mahifal mengisi materi di pelatihan jurnalisitik menandakan masih tersisa sense of journalist (Ghairoh jurnalistik) di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Madura yang sudah 3 tahun fakum. BEM Fakultas KIP dan LPM Glebova Univ. Madura sebagai fasilitator acara tersebut mempunyai cita-cita sederhana yaitu reorganisasi LPM Wahana tingkat fakultas yang 3 tahun lalu eksis dan sempat menerbitkan majalah. Diklat materi berlangsung selama dua hari dan akan di lanjutkan dengan diklat lapangan dan studi banding ke LPM anggota PPMI wilayah Jatim dan ke Jawa Pos.“Salam Pers Mahasiswa…!” dengan gaya khasnya, Andi Mahifal melantunkan salam kepada peserta sebelum hengkang dari tempat acara sebagai penyemangat dan pemersatu emosi antar penggiat persma. (sebenarnya harapan sekjen madura, pak seknas dapat bacakan puisi)
Andi mahifal di Pamekasan, akan menjadi dosa besar jika tidak sampai ke kota sumenep. Bisa jadi dikutuk oleh 7 LPM yang ada di kabupaten paling timur madura.
Namun suasana itu semuanya melebur ketika Rombongan dari LPM pamekasan mendampingi (bukan mengekploitasi) Andi Mahifal selaku sekjen nas dan Defi Firman Al-Hakim selaku BP Media Nas tiba di kota sumenep. Perbincangan santai pun dengan sendirinya tercipta tanpa ada komando, dari pembacaan internal kota, kondisi LPM hingga curhat pribadi. Perbincangan kala itu semakin hangat saja, sehangat kopi yang setia menemani forum. Akhir cerita, dari forum tersebut disepakati:
1. Pertengahan juni safari pers ke LPM Fajar Instika, acara Launching Majalah Fajar
2. Lanjutkan jambore pers
3. Intensifkan media kota dan media nasional
4. Garap media bersama, 'Merah Putih'
5. Adanya surat edaran/ pemberitahua dari PPMI ke Rektor/ Ketua, terkait keanggotaan LPM di PPMI...
6. Ayo ngopi bereng lagi....
Akhir dari agenda, sekjen nasional mengadakan konsolidasi arwah ke Asta Tinggi kab. Sumenep.
Salam persma….!
Labeng Mesem, 31 Mei-01 Juni 2011





